skip to main | skip to sidebar

dunia ksatria...

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Rabu, 26 Mei 2010

permusuhan batin

Diposting oleh robertus agus pujiantoro di 06.06
Kehilangan Perspektif

Praktek hidup sedikitnya mengenal dua bentuk permusuhan, yaitu permusuhan lahir / fisik (fisik dalam arti kelihatan dan fisik dalam arti kekerasan dengan menggunakan "akal") dan permusuhan batin / non-fisik atau bentuk permusuhan yang tidak kelihatan secara nyata. Bentuk permusuhan pertama memang perlu juga diwaspadai tetapi ini biasanya terjadi dengan sepengetahuan kita. Di samping itu, ada banyak instrumen eksternal yang membantu kita untuk meredamnya dan kalau dilihat dari sisi jumlah secara keseluruhan, memang agak terbatas.

Bentuk permusuhan yang terkadang kita lakukan di luar pengetahuan dan kesadaran kita dan tidak ada instrumen eksternal yang membatasinya serta jumlahnya tak terbatas adalah bentuk permusuhan kedua yang terjadi antara kita dengan orang yang hampir setiap hari kita ajak berinteraksi, entah itu soal pekerjaan, sekolahan, keluarga dan lain-lain. Mungkin inilah satu dari sekian "dark-side" (sisi buruk) dari hubungan yang dekat. Karena itu, ada pesan yang patut kita renungkan tentang hubungan yang dekat, yaitu: jangan-jangan hubungan kita itu hanya "diduga" bersatu padahal bersiteru, jangan-jangan hanya kelihatannya saja kita ini akrab padahal tidak, jangan-jangan hanya di luarnya saja baik tetapi di dalamnya tidak, dan seterusnya.

Bagaimana ini terjadi? Ada yang perlu kita jadikan semacam rujukan yang bisa menjelaskan tentang bagaimana asal-usul permusuhan batin itu muncul di dalam diri kita. Kalau merujuk pada hasil kajian Hawk Williams (The essence of managing group & teams, 1996), kira-kira asal-usul itu bisa dijelaskan sebagai berikut:

*
Ada problem yang kita jumpai (menurut versi kita) pada diri orang lain
*
Kita membiarkan / tidak menunjukkan problem itu kepada orang yang kita anggap punya masalah dengan kita
*
Problem itu tetap muncul atau terus bertambah
*
Perasaan negatif terus menggunung / mengakumulasi)
*
Kita kehilangan perspektif tentang orang itu.

Itu hanya salah satu dari sekian proses atau asal-usul yang bisa dijelaskan di sini. Intinya, apa yang bisa kita pahami tentang permusuhan batin dalam praktek hidup itu adalah ketika kita sudah kehilangan perspektif atas orang lain sebagai akibat dari akumulasi perasaan atau penilaian negatif. Kita hanya mampu melihat hal yang jelek-jeleknya saja atau hal-hal yang pantas dimusuhi saja atau malah kita kehilangan keadilan dalam menilai.


Mengapa Perlu Diwaspadai?



Jika ini dikaitkan dengan upaya kita untuk meningkatkan prestasi di bidang pilihan kita, entah itu pekerjaan, usaha, akademik, dan lain-lain, maka ada sedikitnya tiga alasan mendasar yang layak untuk diingat, yaitu:

1. Sasaran fokus

Kalau dipukul rata bisa dikatakan bahwa semua orang yang pergi ke tempat kerja, ke sekolah / kampus atau ke tempat usaha, memiliki tujuan yang bagus, dari mulai mencari nafkah, mencerdaskan diri, meningkatkan prestasi dan seterusnya. Namun sayang dalam prakteknya, fokus kita melenceng pada orang yang tidak kita suka / kita musuhi, bukan pada sasaran utama kita - untuk mengejar cita-cita. Akibatnya, sasaran kita jadi terlantar.

Ada saatnya untuk patut curiga, jangan-jangan ketidak-optimalan kita mencapai sasaran itu bukan karena kita tidak mampu tetapi karena kita jarang memikirkannya. Jangan-jangan pikiran kita lebih sering kita gunakan mengurusi orang lain yang kita musuhi ketimbang orang lain yang baik sama kita. Secara umum mungkin kita perlu menjadikan ungkapan Robert McKain sebagai bahan renungan: "Alasan mengapa kita sering gagal, karena kita telah menggunakan waktu kita untuk mengerjakan hal-hal yang kurang utama bagi sasaran kita".

Menurut pengalaman Bruce Lee, mewujudkan sasaran atau tujuan, menuntut upaya batin dalam mengerahkan fokus pada sasaran seperti sinar laser. Fokus pada sasaran seperti sinar laser ini bukan hanya akan membuat kita melupakan permusuhan batin yang kita buat sendiri, melainkan bisa membuat kita terkadang lupa sarapan, seperti yang diungkapkan oleh Charles Schewabb.

2. Praktek Reaktif

Kalau boleh didefinisikan, praktek reaktif adalah tindakan yang didasari oleh dorongan eksternal (stimuli) yang tidak lagi kita saring menurut tujuan, sasaran, atau kebutuhan. Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan sering dicontohkan bahwa di sana ada banyak orang yang membangun rumah atau membeli barang-barang rumah tangga bukan karena memang itu dibutuhkan tetapi karena tetangganya membeli.

Jika dijelaskan menurut Teori Logika, praktek demikian lahir dari keputusan reaktif yang biasanya didorong oleh keinginan asal-beda, asal tidak kelihatan kalah, supaya bisa kelihatan lebih unggul dari orang lain, dan lain-lain. Menurut Teori itu, keinginan demikian sangat berpotensi melahirkan keputusan yang salah dalam praktek atau minimalnya (meminjam istilah Stephen Covey) melahirkan kebiasaan hidup tidak efektif. Kita melakukan sesuatu bukan atas dasar tujuan, sasaran, kebutuhan, keinginan dan keuntungan kita, melainkan atas keinginan supaya bisa mengalahkan atau supaya tidak kelihatan kalah. Praktek demikian tentu sulit dipisahkan dari permusuhan batin yang kita buat sendiri.

Harus diakui bahwa terkadang keinginan demikian sulit dihindari dan mungkin terkadang dibutuhkan.Tetapi jika kadarnya sudah berlebihan dan kita menempati posisi sebagai pihak yang dikuasai hawa nafsu, maka dampak buruk tak dapat dielakkan.

Kita diajarkan untuk memasuki wilayah persaingan (kompetisi) karena di sini merupakan wadah mengasah keunggulan. Tetapi yang tidak boleh kita lakukan adalah permusuhan atau persaingan yang tidak sehat (kongkurensi, to conquer, menaklukkan).

3. Burn-out

Merujuk pada penjelasan Henry Neil dalam "13 Signs of Burnout and How To Help You Avoid It" (IAN, International Assessment Network and MAPP: 2003), burn-out adalah virus yang menyerang kita sampai membuat kita kehilangan motivasi, kehilangan inspirasi, dan kehilangan jurus dalam beraksi, "missing-action", entah itu berkaitan dengan karir, usaha, olahraga atau kegiatan akademik.

Apa yang menyebabkan kita terkadang seperti seorang penyair yang kehabisan kata-kata? Tentu sebab-sebabnya tidak bisa didetailkan satu persatu dalam tulisan tetapi salah satunya yang perlu diaudit adalah adanya bentuk permusuhan batin yang tidak kita hentikan atau yang kita biarkan. Karena itu Danien Goleman yang kita kenal telah banyak menaruh perhatian di bidang Kecerdasan Emosional menjelaskan bahwa orang yang menolak mencerdaskan emosinya akan mendapatkan dampak buruk yang antara lain adalah (Emotional Intelligence And You, Doug Gray, Action Learning Associates, Inc. 2001 - 2005 ):

1.
Mudah dibikin kalut oleh perubahan buruk
2.
Kurang mampu bekerjasama, mudah patah dalam menjalin hubungan dengan orang lain
3.
Sering terputus hubungan dengan diri sendiri akhirnya gampang kalap
4.
Mudah terserang virus yang bernama "burn-out"
5.
Mudah terkena "over" antara: mudah kebablasan atau terlalu hati-hati)

Harus diakui memang bahwa untuk memiliki kemampuan memfokus pada tujuan seperti sinar laser, untuk membiasakan praktek proaktif, dan untuk melangkah secara lancar (tanpa burn-out), tidak bisa diwujudkan dengan hanya menghilangkan permusuhan batin semata tetapi ketika permusuhan batin ini tidak kita hentikan, maka keberadaannya akan mengganggu fokus, kelancaran dan praktek kita.



Pembelajaran

Satu dari sekian jurus yang bisa kita pilih untuk menghentikan permusuhan batin adalah berikut ini:

1. Cepat mengingat / menyadari tujuan

Prakteknya sering membuktikan bahwa tujuan itu tidak cukup hanya diingat sekali atau hanya ditulis sekali di agenda. Banyak praktek yang menyimpang dari tujuan hanya disebabkan oleh faktor lupa dalam arti tidak sadar atau tidak "eling". Karena itu banyak pakar SDM yang menyarankan agar kita menulis tujuan itu di tempat-tempat yang sering kita lihat, seperti di buku agenda, di file komputer atau di meja kerja. Bahkan ada yang menyarakan supaya tujuan itu diungkapkan dalam bentuk gambar agar otak kanan kita juga bisa bekerja dan mudah diingat.

2. Membuat pembatas (personal boundaries)

Satu hal yang perlu disadari bahwa kalau kita melihat permusuhan batin ini dari sisi orang lain, tentulah tidak akan ada habisnya. Ada beberapa hal dari orang lain yang bisa kita kontrol atau bisa kita cegah atau bisa kita ajak kompromi untuk menghindari permusuhan batin tetapi ini tidak mungkin semuanya.

Karena itu, yang bisa kita lakukan adalah membuat pembatas di dalam diri kita yang menjelaskan tentang apa saja dari orang lain yang bisa kita beri toleransi, apa saja yang tak penting untuk dipikirkan atau diurusi, dan apa saja yang perlu dibicarakan. Membuat pembatas ini bukan untuk membatasi orang lain tetapi untuk membatasi diri kita sendiri agar jangan sampai sedikit-sedikit kita terpancing untuk bermusuhan secara batin dengan standar dan alasan yang tidak jelas dan tidak substansial.

3. Mengedepankan manfaat (advantages)

Kerapkali terjadi bahwa salah satu faktor yang memperpanjang durasi permusuhan, entah itu lahir atau batin, adalah karena cara berpikir kita yang dualisme, siapa yang benar dan siapa yang salah. Lebih-lebih lagi, meminjam istilah Paulo Coelho, ketika keduanya sama-sama merasa mendapatkan dukungan dari Tuhan.

Kalau kita sudah bicara siapa, maka di dunia ini siapa yang paling benar adalah kita dengan seperangkat alasan yang kita miliki dan begitu juga dengan orang lain. Karena itu Stephen Covey pernah menjelaskan bahwa jika siapa yang benar itu diadu antara milik kita dengan milik orang lain, maka yang terjadi adalah permusuhan, perang, dan pertahanan egoisme kebenaran-sendiri.

Untuk mengatasi hal ini maka salah satu pilar peradaban manusia mengajak kita untuk menggunakan pola berpikir yang berasaskan pada "apa manfaatnya" atau "apa yang benar" bukan "siapa yang benar". Apa yang benar adalah sedangkan siapa yang benar adalah "the good". Seringkali yang menghalangi kita mendapatkan the best adalah karena kita lebih sering mempertahankan the good menurut versi kita.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Sabtu, 22 Mei 2010

keputusan...

Diposting oleh robertus agus pujiantoro di 04.21
stelah beberapa hari aku merefleksikan dalam diriku sendiri tentang panggilanku,,aku sudah menemukan jalan yang terbaik yang harus kupilih,,,
memang mungkin terkesan sangat emosional,,namun memang memang jalan itulah yang akhirnya harus aku pilih,,
merasa terbebani?...tidak...
merasa lega?...tidak juga...
merasa bebas?...tidak sepenuhnya...
namun memang hal inilah yang mengganjal dalam hatiku...sejak aku berada di kelas persiapan...
mungkin memang bukan ini jalan yang cocok untukku....
keputusanku,,keputusan akhir yang harus ku pikirkan dengan matang....aku memutuskan untuk berhenti...dari panggilan ini...
1 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Minggu, 16 Mei 2010

falling

Diposting oleh robertus agus pujiantoro di 00.40
Feels like my life's been passing by
With happiness just bein' a lie
How did I get here, where am I going?
One more day without knowing
Struggling for one more breath
As I'm drowning in a painful death
Can someone reach out for me?
In this dark and dreary sea

'Cause it seems like no one can
Hear the voice that's calling
Try to take the most I can stand
But I keep falling

I try to chase the memories away
But they haunt me everyday
I hope I get over this phase
'Cause I'm stuck inside this haze
All I need is a simple lift
Such a sweet and precious gift
So I don't lose it all before
What I have left is nothing more

In my isolating misery
I feel like the epitome
Of darkness and despair
Just leading onto nowhere
Will I be able to win this race?
I'm runnin' at a slow pace
Trying hard to press on
But the motivation's gone

'Cause it seems like no one can
Hear the voice that's calling
Try to take the most I can stand
But I keep falling


I try to chase the memories away
But they haunt me everyday
I hope I get over this phase
'Cause I'm stuck inside this haze
All I need is a simple lift
Such a sweet and precious gift
So I don't lose it all before
What I have left is nothing more

It may not have to be this way
Waiting for me they could be a new day
Maybe I can revise
And escape from the lies

I try to chase the memories away
But they haunt me everyday
I hope I get over this phase
'Cause I'm stuck inside this haze
All I need is a simple lift
Such a sweet and precious gift
So I don't lose it all before
What I have left is nothing more

There could be something more
To what my life may have in store
I'll move from where I began
Keep on pressing through to the end
0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

angels

Diposting oleh robertus agus pujiantoro di 00.35
I sit and wait
Does an angel
Contemplate my fate?
Do they know
The places where we go
when we're gray and old
'Cause I've been told
That salvation
Lets their wings unfold

So when I'm lyin' in my bed
Thoughts runnin' through my head
And I feel that love is dead
I'm lovin' angels instead

And through it all
She offers me protection
A lot of love and affection
Whether I'm right or wrong
And down the waterfall
Wherever it may take me
I know that life won't break me
When I come to call
She won't forsake me
I'm lovin' angels instead

When I'm feelin' weak
And my pain walks down
A one way street
I look above
And I know I'll always be blessed with love

And as the feeling grows
She breathes flesh to my bones
And' when love is dead
I'm lovin' angels instead

And through it all
She offers me protection
A lot of love and affection
Whether I'm right or wrong
And down the waterfall
Wherever it may take me
I know that life won't break me
When I come to call
She won't forsake me
I'm lovin' angels instead

And through it all
She offers me protection
A lot of love and affection
Whether I'm right or wrong
And down the waterfall
Wherever it may take me
I know that life won't break me
When I come to call
She won't forsake me
I'm lovin' angels instead
0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

demolition love

Diposting oleh robertus agus pujiantoro di 00.20
Hand in mine, into your icy blues
And then I’d say to you we could take to the highway
With this trunk of ammunition too
I’d end my days with you in a hail of bullets

I’m trying, I’m trying
To let you know just how much you mean to me
And after all the things we put each other through and

I would drive on to the end with you
A liquor store or two keeps the gas tank full
And I feel like there’s nothing left to do
But prove myself to you and we’ll keep it running

But this time, I mean it
I’ll let you know just how much you mean to me
As snow falls on desert sky
Until the end of everything
I’m trying, I’m trying
To let you know how much you mean
As days fade, and nights grow
And we go cold

Until the end, until this pool of blood
Until this, I mean this, I mean this
Until the end of…

I’m trying, I’m trying
To let you know how much you mean
As days fade, and nights grow
And we go cold

But this time, we’ll show them
We’ll show them all how much we mean
As snow falls on desert sky
Until the end of every…

All we are, all we are
Is bullets I mean this

As lead rains, pass on through our phantoms

Forever, forever
Like scarecrows that fuel this flame we’re burning
Forever, and ever know how much I want to show you you’re the only one
Like a bed of roses there’s a dozen reasons in this gun

And as we’re falling down, and in this pool of blood
And as we’re touching hands, and as we’re falling down
And in this pool of blood, and as we’re falling down
I’ll see your eyes, and in this pool of blood
I’ll meet your eyes, I mean this forever
0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

girl i know

Diposting oleh robertus agus pujiantoro di 00.08
Let me tell you about a girl I know
That comes alive when you take off her clothes
Theres no telling just where shes been
Ask around but no one seems to know yeah



Late at night when your looking to sin
Call her up and she'll lay down the law
You cant trust her cuz she'll lie to your face
But thats not why you gave her a call



Waist deep inside
Now thats the burning desire

We've all been more than eager to sin
And it feel's alright
Til we pay the price
Now you choose either naughty or nice
Cuz she's here for you it's all your's tonight

You won't believe the stories I've been told
About a girl I know

Another thing about this girl I know
She's more comfortable down on her knees
Went to school got a job and then she shot it to hell
All cuz shes born to please yeah



Don't get her mixed up because she know's what she likes
Can tell the difference between
Right or wrong
She know's your watching every one of her moves
Just more reason to string you along yeah

Your waist deep inside
Now thats the burning desire

We've all been more than eager to sin
And it feel's alright
Til we pay the price
Now you choose either naughty or nice
Cuz shes here for you it's all your's tonight

You won't believe the stories I've been told
About a girl I know

The first time's hard enough
But you made it though
The second time
I see the changes in you
She's got you somehow
Your needing her now


We've all been more than eager to sin
And it feel's alright
Til we pay the price
Now you choose either naughty or nice
Cuz shes here for you it's all your's tonight

You won't believe the stories I've been told
About a girl I know
0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

i wont see you tonight

Diposting oleh robertus agus pujiantoro di 00.06
Cry alone, I've gone away
No more nights, no more pain
I've gone alone, took all my strength
I've made the change,
I won't see you tonight

Sorrow, sank deep inside my blood
All the ones around me
I cared for and loved

It's building up inside of me
A place so dark, so cold, I had to set me free
Don't mourn for me,
You're not the one to place the blame
As bottles call my name I won't see you tonight

Sorrow sank deep inside my blood
All the ones around me
I cared for and most of all I loved
But I can't see myself that way
Please don't forget me or cry while I'm away

Cry alone, I've gone away
No more nights, no more pain
I've gone alone, took all my strength
But I've made the change,
I won't see you tonight

So far away, I'm gone.
Please don't follow me tonight
And while I'm gone everything will be alright

No more breath inside
Essence left my heart tonight
No more breath inside
Essence left my heart tonight
0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Facebook Badge

A Robertus A Pujiantoro

Create Your Badge

Blog Archive

  • ▼  2012 (1)
    • ▼  02/05 - 02/12 (1)
      • untuk mama
  • ►  2011 (3)
    • ►  03/06 - 03/13 (1)
    • ►  02/20 - 02/27 (2)
  • ►  2010 (49)
    • ►  09/19 - 09/26 (1)
    • ►  08/08 - 08/15 (1)
    • ►  07/25 - 08/01 (1)
    • ►  06/20 - 06/27 (1)
    • ►  06/06 - 06/13 (12)
    • ►  05/30 - 06/06 (7)
    • ►  05/23 - 05/30 (4)
    • ►  05/16 - 05/23 (6)
    • ►  05/02 - 05/09 (3)
    • ►  04/25 - 05/02 (1)
    • ►  04/18 - 04/25 (1)
    • ►  04/11 - 04/18 (6)
    • ►  03/28 - 04/04 (1)
    • ►  02/21 - 02/28 (1)
    • ►  02/07 - 02/14 (2)
    • ►  01/31 - 02/07 (1)
  • ►  2009 (3)
    • ►  11/29 - 12/06 (1)
    • ►  11/22 - 11/29 (2)

Followers

My Blog List

  • Beranda

Followers

About Me

Foto saya
robertus agus pujiantoro
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ▼  2012 (1)
    • ▼  02/05 - 02/12 (1)
      • untuk mama
  • ►  2011 (3)
    • ►  03/06 - 03/13 (1)
    • ►  02/20 - 02/27 (2)
  • ►  2010 (49)
    • ►  09/19 - 09/26 (1)
    • ►  08/08 - 08/15 (1)
    • ►  07/25 - 08/01 (1)
    • ►  06/20 - 06/27 (1)
    • ►  06/06 - 06/13 (12)
    • ►  05/30 - 06/06 (7)
    • ►  05/23 - 05/30 (4)
    • ►  05/16 - 05/23 (6)
    • ►  05/02 - 05/09 (3)
    • ►  04/25 - 05/02 (1)
    • ►  04/18 - 04/25 (1)
    • ►  04/11 - 04/18 (6)
    • ►  03/28 - 04/04 (1)
    • ►  02/21 - 02/28 (1)
    • ►  02/07 - 02/14 (2)
    • ►  01/31 - 02/07 (1)
  • ►  2009 (3)
    • ►  11/29 - 12/06 (1)
    • ►  11/22 - 11/29 (2)

komentar


ShoutMix chat widget

Cari Blog Ini

 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com